Palembang Refresh : Asal Usul Penamaan Palembang Darussalam

Palembang Refresh : Asal Usul Penamaan Palembang Darussalam

Palembang Refresh : Asal Usul Penamaan Palembang Darussalam

Palembang refresh merupakan sebuah kumpulan artikel yang khusus mengupas secara detail segala hal yang berhubungan dengan sejarah kota Palembang namun sangat jarang terekspos atau diketahui oleh masyarakat baik wisatawan maupun terlebih warga kota Palembang sendiri.

Berikut artikel yang kami tawarkan kepada anda sebagai informasi menambah wawasan mengenai sejarah kota Palembang.

Artikel 1

Asal usul penamaan Palembang darussalam

Berdasarkan kutipan yang saya dapatkan dari buku karangan Djohan Hanafiah berjudul “dicari walikota yang memenuhi syarat” diterbitkan pada maret 2005 silam, darussalam secara harfiah artinya tempat yang aman tentram, pada awalnya suatu waktu Palembang mendapat tawaran dari Bandar Sri Begawan ibu kota Kesultanan Brunei Darussalam pernah menawarkan diri menjadikan kota Palembang sebagai kota kembarnya (twin city) hal ini dikemukakan oleh cerita dari Cholil Aziz, SH sang mantan walikota Palembang. Saat ini memang kita pahami bersama bahwa Brunei Darussalam merupakan negara terkaya di kawasan Asia Pasifik oleh sebab itulah mereka menawarkan Palembang sebagai kota kembarnya karena menurut laporan dari Mayor MH Court mantan residen Palembang dan komandan pulau bangka pada jaman pendudukan inggris (1812-1816) sebagai berikut :

Kesultanan Palembang menduduki ranking pertama diantara kerajaan-kerajaan pribumi di Sumatra. Jumlah penduduknya diperkirakan sekitar 100.000 orang dimana sekitar 25.000 orang tinggal di kota Palembang dan 75.000 orang tersebar di daerah sekitarnya. Di Palembang tidak melihat penduduk yang tanpa rumah atau si miskin yang kelaparan, semua orang-orangnya penuh kecerahan. Pelabuhan Palembang dibandingkan dengan pelabuhan bangsa melayu lainnya, menurut bangsa pribumi dan eropa adalah pelabuhan yang paling aman dan teratur.

Selain itu pernyataan dari TS Rafless dalam suratnya kepada atasannya Lord Minto (15 desember 1810) yang isinya :

Sultan Palembang adalah salah seorang pangeran melayu yang terkaya dan benar apa yang dikatakan bahwa gudangnya penuh dengan dolar dan emas yang telah ditimbun oleh leluhurnya.

 

Dari gambaran diatas dapatlah kita simpulkan bahwa nama yang disandang kesultanan Palembang dengan tambahan darussalam tidaklah terlalu berlebihan.

Bagikan :