TIPS MENGAMBIL FOTO GERHANA MATAHARI

TIPS MENGAMBIL FOTO GERHANA MATAHARI

Gerhana matahari total (GMT) yang akan terjadi pada Rabu (9/3) lusa setidaknya membuat penasaran warga untuk menyaksikannya. Berikut tips melihat fenomena alam langka tersebut: 

1. Bikin kamera pinhole melalui kardus bekas. Lakukan pengamatan dari proyeksi cahaya yang muncul di kertas putih.
2. Pengamatan tanpa modal, bisa berteduh di bawah pepohonan. Cahaya yang menembus sela dedaunan bisa menjadi sarana pengamatan. Di dokumentasikan juga bagus.
3. Beli film seluloid hitam putih, bukan film warna. Tarik filmnya keluar dan biarkan terpapar. Bawa ke tempat cuci cetak film. Lantas, film yang tercuci tumpuk jadi dua sebelum digunakan untuk pengamatan.
4. Gunakan black polymer atau mylar ND5 dan bisa dikreasikan untuk membuat kacamata filter matahari. Kalau kesulitan mendapatkannya, coba hubungi komunitas astronomi di sekitar.
5. Tidak direkomendasikan menggunakan kaca mata las atau kaca mata hitam, isi disket. Sebab, tidak bisa menyaring sinar ultraviolet yang berbahaya.


Mendokumentasikan Gerhana Matahari

1. Gunakan kertas mylar atau black polymer ND5 sebagai filter lensa.
2. Untuk hasil maksimal, lebih baik menggunakan teleskop yang dihubungkan ke kamera.
3. Bagi pengguna kamera SLR, lebih baik tidak membidik lewat view finder.
4. Untuk kamera yang tidak dilengkapi filter, saat gerhana parsial jangan terlalu lama diarahkan ke matahari.
5. Pengguna kamera ponsel, bisa memanfaatkan gerhana matahari sebagai latar belakang panorama. Memotret langsung matahari hasilnya kurang maksimal karena terlalu kecil.


Catatan: Tips hanya berlaku saat matahari masih tampak baik sebelum atau sesudah totalitas. Ketika totalitas atau bulan menutupi seluruh matahari, bisa menikmati GMT secara langsung.

- See more at: http://www.sumeks.co.id/index.php/sumeks/8593-ini-tips-melihat-gerhana-matahari-total#sthash.4Wsikklo.dpuf

Bagikan :